05//
Berakhir
kau menyakiti 'ku
kau sungguh menyakiti 'ku
kini sudah tak ada lagi nama mu dalam puisi 'ku
sudah tak ada lagi waktu untuk menggenapi bagian dari rumpang kisah mu
sebuah puisi sudah kehilangan baitnya
sebuah cerita sudah kehilangan kisah nya
kini tak ada lagi harap pada sang pemilik senja
tak akan pernah lagi ada kalimat yang 'ku tulis untuk mu
—
kala itu, pada suatu sore yang redup
angin berhembus menerpa kehidupan
aku melihat mu mengukir kebahagiaan pada sepasang mata yang bukan milik 'ku
sebuah hati yang sedari dahulu menunggu
telah kehilangan rasa nya
—
Kini aku percaya,
tiada lagi yang lebih sempurna selain do'a ku pada Nya
perasaan ini, kisah ini, bahkan semua puisi ku
sudah tak sempurna seperti dulu
semuanya hanya lah kepalsuan
Semua berakhir disini,
usai.
sekarang aku sudah tak akan lagi menunggu pekat tiba bersamamu
sebuah ketakutan yang ku pemdam,
telah menjadi nyata
Sebuah hiperbola,
hanya akan menjadi kan 'ku hancur
hanya bisa 'ku katakan pada deburan ombak yang jauh disana,
untuk membawa pergi rasa ku bersamanya
sudah 'ku katakan pada petrikor di luar sana,
untuk menyamarkan rasa ini bersamanya
Kini yang tersisa hanya lah,
abu rasa yang berasal dari lubuk hati 'ku yang terdalam
puisi yang dulu selalu ku tulis dengan warna-warni,
sekarang hanyalah abu-abu
tak nyata, dan mungkin tak akan pernah menjadi nyata.
Ia hanyalah fana dan fatamorgana yang indah :"
ReplyDeleteSUKA BANGET KAK RANTS❣🖤 SEMANGAT TERUS NULIS BLOGNYA! LAFF💘
ReplyDelete