06//



Surat Terakhir

seseorang yang memendam perasaannya,
akan selalu terjebak oleh hatinya sendiri
selalu merangkai hal-hal indah yang tak pernah terjadi,
mencoba bahagia dalam timbunan mimpi nya

mencoba membenarkan hatinya yang berharap,
selalu sibuk menyambungkan mimpi-mimpinya,
agar rasa dalam hatinya terasa nyata

hingga suatu ketika,
ia sudah tak dapat lagi membedakan mana simpul rasa yang nyata dan mana simpul rasa yang dusta

selalu menjaga hatinya untuk seseorang yang ditunggu dalam harapNya,
menyembunyikan segala rasa dalam kertas dan kalimat rumpang karena memang tak pernah genap olehnya

memang aku bukanlah Pak Sapardi yang pandai meramu kalimat,
bukan pula Bung Fiersa yang lihai merangkai aksara

maafkan aku yang sudah mengagumi mu dalam diam,
maaf bila diri ini selalu menyamar menjadi awan untuk meneduhkanmu
meski ku tahu tak akan pernah kau gapai dalam genggammu

aku memang hanya aku,
seorang yang tak mampu mengungkap rasa dan selalu bersembunyi pada selembar kertas tanpa bait yang nyata

-
insp. 
tonight, April 27'19

Comments

  1. tentang secret admirer yang berkhayal tentang doinya, gitu? BUT I LOVE IT! YOUR POEMS ARE TOO GOOD!

    ReplyDelete
  2. SEMANGAT BERKARYA KAK RANTI! FELICE SELALU MENDUKUNG! <3

    ReplyDelete
  3. tentang pengagum rahasia, yang tak akan pernah bisa mengungkapkan rasanya pada seorang yang sedang diam-diam dikaguminya.

    ReplyDelete
  4. Sederhana, namun makna yang tersirat sungguh tersampai pada pembacanya. Love your poem so much.

    ReplyDelete
  5. Terlalu bagus untuk aku definisikan. Bisa-bisa, jadi cerpen yang tak tahu akan ada akhirnya atau tidak. Cuz i love your poem so muchhh! Maknanya deep bgt :")

    ReplyDelete
  6. Sukses selalu, Kak Rants! Semangat selalu♡ kami selalu mendukungmuu!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts